VISI DAN MISI

  26 Maret 2018  |  DESA KALIPLOSO

VISI DAN MISI

  1. VISI

 ‘’TerciptanyaTata Kelola Pemerintahan Yang Baik, Transparan, Akuntable, Inovatif, Bergerak Maju Guna Mewujudkan Kesejahteraan, Keadilan, Kemakmuran Kehidupan Masyarakat Desa Kaliploso’’

Keberadaan Visi ini merupakan cita-cita yang akan dituju di masa mendatang oleh segenap warga Desa Kaliploso. Dengan visi ini diharapkan akan terwujud masyarakat Desa Kaliploso yang maju dalam bidang pembanguanan masyarakat seutuhnya sehingga bisa mengantarkan kehidupan yang rukun dan makmur dan sejahtera. Di samping itu, diharapkan juga akan terjadi inovasi pembangunan Desa di dalam berbagai bidang utamanya pemerintahan, ekonomi kemasyarakatan, pertanian, perkebunan, peternakan, pertukangan, dan kebudayaan yang ditopang oleh nilai-nilai keagamaan.

 

  1. MISI

Hakekat Misi Desa Kaliploso merupakan turunan dari Visi Desa Kaliploso. Misi merupakan tujuan jangka lebih pendek dari visi yang akan menunjang keberhasilan tercapainya sebuah visi. Dengan kata lain Misi Desa Kaliploso merupakan penjabaran lebih operatif dari Visi. Penjabaran dari visi ini diharapkan dapat mengikuti dan mengantisipasi setiap terjadinya perubahan situasi dan kondisi lingkungan di masa yang akan datang dari usaha-usaha mencapai Visi Desa Kaliploso.

Untuk meraih Visi Desa Kaliploso seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan mempertimbangkan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal, maka disusunlah Misi Desa Kaliploso sebagai berikut:

 

  1. Wilayah Pemerintahan
  1. Melakukan pendataan potensi Desa, mulai dari data kepedudukan, potensi ekonomi, potensi budaya, potensi pertanian serta peternakan sekaligus potensi lainnya
  2. Terselenggaraanya tugas-tugas pemerintahan Desa secara terbuka, smart, dan cepat dengan penggunaan teknologi informasi dan komputer (TIK) untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Desa.
  3. Peningkatan kapasitas seluruh perangkat Desa, melalui pelatihan dan sekolah pemerintahan.
  4. Peningkatan kwalitas kerjasama kemitraan dengan Badan Permusyawaratan Desa.
  5. Tersusunnya program-program pembangunan Desa secara terbuka dan efisien.
  6. Penggunaan dana yang makin terarah dan efisien/ benar.
  7. Terlaksanaanya pengawasan melekat yang efektif.

Bentuk kegiatan :

1.1. Pada kontek pendataan potensi ini, perlu dilakukan analisa lapangan baik kwalitatif maupun kwantitatif, hingga muncul sebuah data yang bisa dijadikan acuan program kegiatan. Contoh kegiatan yang akan kita lakukan pada kontek ini adalah :

    1. Kependudukan : mewujudkan adanya program “masyarakat wajib berdokument”,  pemerintah Desa malakukan pendataan lalu menyelenggarakan aktifat perekaman identitas penduduk secara masal dan pemerintah Desa melakukan eksekusi dalam kapasitasnya sebagai instansi pemerintah
    2. Potensi ekonomi, melakukan pelatihan, menguak potensi ekonomi lewat kegiatan gebyar Desa dan melakukan kompetisi lingkungan dibidang produk unggulan Desa serta mendukung  setiap proses lahirnya UMKM dari hulu ke hilir.
    3. Potensi budaya : program pelatihan seni budaya, fasilitasi sanggar seni Desa dan penampilan dalam gebyar budaya.
    4. Pertanian dan peternakan : memunculkan produk unggulan pedesaan, pendataan potensi area pertanian dan pendataan jumlah ternak masyarakat, serta melakukan bantuan ternak bergulir melalui BUMDes. Kegiatan lainnya adalah festival pertanian dan peternakan ( KHC dan Festival ndaweti sapi, serta festival pertanian lainnya), kandang komunal serta pameran peternakan, terbentuknya kelompok dan support pembiayaan kegiatan kelompok tani serta bantuan untuk pertanian untuk menunjang pertanian hortikultura.

2.1. Peningkatan kwalitas pelayanan menuju smart pelayanan dan smart kampung dan maintenance penunjangnnya, papan nama Desa, papan nama Perangkat Desa mulai dari Kades sampai RT/RW, smart Dusun (RT/RW) dalam program jaringan internet antar kampung RT/RW, serta lahirnya taman baca rakyat. Banner informasi pengurusan dokument kependudukan dimasing masing RT/RW.

3.1.  Pelatihan, sekolah dan study banding.

      4.1.  Koordinasi terarah dan terjadwal rutin.

      5.1.  Optimaliasasi website Desa dan publikasi ke media.

6.1.  Pemasangan papan informasi APBDES dan setiap nilai proyek di setiap titik agar diketahui oleh    masyarakat. Serta penginformasian anggaran APBDES secara eksplisit kepada publik di website Desa.

7.1.  Koordinasi terarah dan terjadwal rutin.  

 

  1. Wilayah Kesehatan :
  1. Membangun pola kehidupan masyarakat untuk menjadi masyarakat yang sehat melalui peningkatan kualitas kegiatan posyandu balita, posyandu lansia, kebersihan lingkungan dan pembangunan rumah layak huni, serta sarana kebersihan lainnya berdasarkan skalaprioritas.
  2. Peningkatan kapasitas PKK.
  3. Pengadaan sarana dan prasarana penunjang pendidikan dan kesehatan.
    1.  Program kampung sehat, melalui, festival kampung rijig, karakter tanaman diwilayah masing masing, sarana posyandu yang memadai, bedah rumah, sarana kebersihan ( tempat sampah sampai tempat pembuangan sampah lingkungan yang komunal ) Peningkatan nilai anggaran posyandu

2.1. Pelatihan usaha ekonomi, ketrampilan mengelola limbah untuk di daur ulang untuk PKK dan kegiatan yang selaras dengan program desa lainnya

3.1. Rumah kreatif Desa, taman baca rakyat, Toko hasil olahan produk UMKM Desa, TPQ ( Sarana dan tunjangan guru ngaji ) serta kegiatan bersih lingkungan secara rutin, sarana prasarana kebersihan ( bak sampah dan TPA-S )

 

  1. Wilayah Pemberdayaan Masyarakat
  1. Memberdayakan semua potensi yang ada di masyarakat, yang meliputi pemberdayaan sumberdaya alam, manusia serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
  2. Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pendampingan berupa penyuluhan/pelatihan kepada pemuda, pelaku UKM, wiraswasta dan pertanian { pangan, horti } serta peternakan
  3. Menguak kedirian Desa disegala bidang, hingga memiliki daya saing, baik melalui bidang tekhnologi informasi, pertanian, peternakan serta UMKM.
  4. Melibatkan masyarakat dalam segala bentuk kegiatan di Desa.
  5. Meningkatkan usaha kemitraan yang dilakukan oleh masyarakat.
  6. Memaksimalkan BUMDes
  7. Meningkatkan pengembangan dan kegiatan keagamaan
  8. Pengalokasian anggaran hibah social dan anak yatim
  9. Festival Desa
  10. Bantuan modal usaha bagi UMKM serta pelatihan dan pendampingan
  11. Peternakan bergulir untuk Rakyat melalui kelompok

 

    1. Melakukan observasi potensi untuk dijadikan destinasi wisata baru, baik potensi alam maupun buatan yang sesuai dengan kearifan lokal. Wisata air dalam tema jelajah hortikultura, pojok taman dilahan pengairan, memaksimalkan arena jalur sungai sebagai destinasi pemancingan rakyat, potensi hortikultura desa dengan membuat destinasi agrowisata terpadu (BUMDes), Bidang pemberdayaan ekonomi kerakyatan ; pemdes sebisa mungkin harus berusaha memutar keuangan desa di wilayah Desa, mengubah pola bantuan tunai kepada warga miskin dalam bentuk ruang usaha dan modal usaha (warung untuk warga miskin calon penerima bantuan tunai)

2.1 Pelatihan pemuda dalam berbagai bidang, solusi pemodalan lewat perbankan Desa (BUMDes) dan perbankan konvensional (BANK NASIONAL PADA PROGRAM KUR), perguliran ternak lewat kelompok oleh BUMDes 8 - 10 ekor SAPI pertahun, mengadakan kompetisi produk unggulan masing masing wilayah ( RT ) PKK, untuk dijadikan rintisan produk unggulan UKM Desa.

3.1 Membuat kegiatan menuju kaliploso sebagai desa hortikultura dan peterakan sapi, baik gebyar potensi hortikultura dan peternakan sampai pengadaan barangnya, kemudian secara aktif di publikasikan lewat media, pembuatan webset desa dan lapak online Desa ( untuk penjualan produk UKM ) Desa Kaliploso.

4.1 Musyawarah warga lewat RT dalam banyak kegiatan partisipatif desa sampai kegiatan swadaya pada lingkungan desa.

5.1 Desa harus menjadi pioner gerakan perubahan disegala bidang, agar bisa menjadi percontohan dikalangan masyarakat. Perangkat harus aktif berpartisipasi diwilayah tinggal masing masing baik bidang kebersihan, keamanan, ketertiban, serta motor penggerak dibindang pembangunan partisipatif masyarakat.

6.1 BUMDes memulai usaha untuk mencukupi kebutuhan Desa, menjadi penopang program Desa ( SPPT PROCOT--- LUNAS ) yaitu program simpanan Wajib Pajak, mendorong terciptanya Kawasan AGROWISATA Desa, penyertaan modal untuk BUMDes.

7.1  Pengajian tahun baru islam dan kegiatan pertemuan forum ulama wal umaro

8.1  Santunan anak yatim piyatu setiap bulan

9.1 Festifal kampung rijig, festival kaliploso horty carnival, festival ndaweti sapi, festival obrolan jeruk manis, festival pertanian dan peternakan, festival kaliploso terang, dan festival kearifan lokal lainnya.

10.1  Bantuan modal non tunai ( ruang usaha dan barang dagangan )

11.1 Penyertaan modal kepada BUMDes untuk program ternak bergulir ( 8 - 10 ekor) pertahun. Dan penyertaan modal untuk BUMDes buat program Destinasi AGROWISATA Desa.

 

 

 

  1. Wilayah Pemuda Dan Olahraga
  1. Memaksimalkan organisasi pemuda yang ada di Desa ( Karangtaruna ) sebagai wadah pembelajaran berorganisasi dan kegiatan kepemudaan
  2. Peningkatan kapasitas pemuda dengan pelatihan dan pendampingan di berbagai bidang, baik olah raga, seni budaya dan kegiatan ekonomi dan lainnya.
  3. Mewujudkan sarana olah raga dan fasilitas umum Desa
  4. Melibatkan pemuda dalam kegiatan kegiatan Desa.
    1. Terbentuknya karang taruna, pembinaan bulanan, sampai pada aksi nyata program kegiatan untuk meningkatkan kwalitas karang taruna secara kelembagaan maupun secara personal. Program study banding, program workshop interprenuer, serta kegiatan wirausaha pemuda, penyediaan tanah lapang desa untuk sarana olah raga dan fasum ( papan nama Desa baik gapura batas sampai papan nama desa lengkap dengan tamannya, papan nama perangkat Desa mulai dari KADES sampai RT/RW dan jenis fasum lainnya.

2.1 Pelatihan enterpreuner bagi pemuda, fasilitasi ruang usaha, fasilitasi taman baca untuk pemuda dan rakyat, sanggar seni budaya dan musik.

3.1 Menjadikan panitia sebagai organizing comitte di setiap kegiatan  gebyar Desa

 

  1. Wilayah Konsep Pembangunan
  1. Melibatkan masyarakat dalam perumusan pembangunan desa melalui musyawarah di setiap RT/RW
  2. Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, baik pada pengawasan pembangunan sampai swadaya masyarakat dalam pembangunan Desa
  3. Pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan infrastruktur dalam Desa Kaliploso berdasarkan skala prioritas kebutuhan masyarakat, jalan lingkungan, gang, sarana air bersih, saluran air pertanian, Jalan usaha tani, sarana keagamaan dan pendidikan, kesehatan, keamanan serta infrastruktur lainnya.
    1. Melakukan musyawarah RT dalam 1 tahun 2 kali, tilik dusun dan MUSRENBANGDES.

2.1   Terbentuknya kelompok kerja dari lingkungan proyek pembangunan fisik desa,

2.2  Melibatkan masyarakat dalam bersih bersih lingkungan dengan program festival kampung rijig dan kegiatan gebyar desa lainnya.

2.3  Melibatkan masyarakat dalam program pemberdayaan lingkungan, baik kebersihan, keamanan sampai kegiatan gebyar desa yang mengarah pada keterlibatan masyarakat luas

3.1. Pembangunan fisik desa yang super prioritas, LPJU, Pavingisasi, FASUM, pemeliharaan jalan, penahan bahu jalan, drainase, fasilitas pendidikan dan kesehatan, fasilitas keamanan wilayah Desa.

 

  1. Wilayah Keamanan Dan Ketertiban
  1. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan ketertiban dan keamanan.
  2. Meningkatkan dan memberbaiki sarana pengamanan berupa poskampling dan sarana penunjang lainnya.
  3. Menjalin kerjasama dengan semua pihak (swasta maupun pemerintah) untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
    1. – 2.1 – 3.1 = Jelas

 

  1. Wilayah Keagamaan
  1. Meningkatkan kerjasama dengan para Tokoh masyarakat dan Ulama’ dalam menciptakan peningkatan nilai-nilai keagamaan masyarakat.
  2. Membentuk asosiasi remaja dan pemuda masjid guna menjadi wadah pemersatu antar organisasi keagamaan di Desa Kaliploso
  3. Pemberian bantuan kepada lembaga pendidikan TPA/TPQ
  4. Santunan bagi anak yatim dan dhuafa’
  5. Meningkatkan kwalitas harmoni beragama dalam kegiatan keagamaan di Desa
  6. Peningkatan toleransi antar umat beragama melalui forum antar umat beragama di Desa Kaliploso.
  7. Bekerjasama dengan ormas di wilayah Kaliploso, guna menciptakan pembangunan akhlak, menciptakan kondusifitas serta tumbuhnya semangat toleransi antar umat beragama
    1.  Membentuk  forum silaturahmi antar pemerintahan dan tokoh agama
    1. Membentuk paguyupan organisasi REMAS di Desa lintas ormas Islam

3.1   Bantuan sarana prasarana TPQ dan guru ngaji

4.1  Alokasi anggaran setiap bulan untuk program “ semanggi berkah dan santunan anak yatim “

5.1  Pengajian tahun baru Islam

6.1  Koordinasi lintas antar umat beragama

7.1 Pemdes hadir di setiap kegiatan keagamaan seluruh ormas, baik pengajian, kajian, sampai kegiatan keagamaan lainnya. Hadir tidak hanya fisik, tapi juga finansial atau nitip program ( santunan )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Contact Details

  Alamat :   Jalan Raya Plosorejo no. 21
  Email : desakaliploso@gmail.com
  Telp. : (0333) 392366 WA : +6283836942460
  Instagram :
  Facebook : desa kaliploso
  Twitter : desakaliploso@gmail.com


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi